0087. Aisyah Ummul Mukminin: Lembaran-lembaran Kehidupannya

Dalam suatu majlis pernah suatu ketika Syekh Muhammad Said Ramadhan al-Buthi  menceritakan kisahnya yang mendapat titipan Ucapan Terima Kasih dari Ummul Mukminin Aisyah r.a. berikut beliau menuturkan kisahnya:

 Aku menulis sebuah buku kecil...Judulnya, "Aisyah Ummul Mukminin: Lembaran-lembaran Kehidupannya". Aku membela kebenaran mengenai beliau (Sayyidah Aisyah r.a). Aku juga membantah ucapan orang-orang Barat...yang mengatakan,"Bagaimana Nabi ﷺ menikahi anak kecil? Itu merupakan penyakit kejiwaan". Allah ﷻ menggerakkan penaku (dan dari-Nya segala kebaikan berasal) dalam masalah ini. 

Aku punya anak perempuan yang tinggal di Riyadh bersama suaminya. Dia tidak tahu mengenai buku yang aku tulis ini. Buku itu baru saja selesai...belum dicetak...Dia menghubungiku melalui telephone dan bercerita..."Semalam aku bermimpi ada orang yang mengetuk rumah kami. Aku pun segera membukakan pintu dan ternyata ada seorang wanita. Wanita itu berkata: "Aku Aisyah Ummul Mukminin...Aku datang untuk berterima kasih kapada ayahmu". Aku lantas sujud syukur pada Allah ﷻ. Apa pelajaran yang hendak aku sampaikan? Pelajaran ini yaitu, agar kita senantiasa bersyukur atas kuatnya keyakinan yang kita miliki saat ini. Bersyukur karena Allah ﷻ melindungi hati kita dari ucapan orang-orang Munafik, orang-orang Barat dan lainnya. Aku bersyukur kepada Allah ﷻ, dan seharusnya kita semua bersyukur, atas nikmatnya keyakinan ini. "Cinta yang sejati, setelah adanya iman dan ilmu, itulah yang akan menyelamatkan kita.   


Dari kisah  yang beliau paparkan dengan ketulusan bercampur rasa haru dan rasa syukur yang mendalam. Beberapa bulan lalu diawal menemukan khabar dan uraian kisah tadi dari beliau Air mata ini sempat sulit terbendung menikmati kisah beliau. Dan terniat hendak menemukan dan dapat menikmati buku yang sudah beliau tulis ini buku yang Ummul Mukminin pun redho dengannya bahkan sampai-sampai dimintakan titipan Terima  Kasih dari  Ibunda Aisyah r.a. Tak terfikirkan sebelumnya cara memperolehnya bahkan dari kemustahilan menemukan Kitab Aslinya. Dan jiwa ini masih saja bergolak untuk menemukannya dan berharap mendapatkan  Kitab Terjemahannya. Tadi siang mencoba melepas rindu dengan tutur kata dan ilmu serta ketinggian adab beliau kami mencoba memutar kembali ceramah-ceramah beliau dan menikmati kembali kisah ini. Sehingga niat awal dahulu untuk menemukan kitabnya muncul kembali. Mencoba menelusuri di berbagai sumber hingga menemukan Kontak Penerbit buku Terjemahannya. Bahkan juga sempat menghubungi beberapa teman & memesan lansung ke Penerbit.  Namun perjuangan itupun Allah redhoi dan Allah ﷻ sempurnakan dengan  diizinkanNya kami temukan kitab Aslinya dari salah satu situs yang  kami telusuri. Allahumma sholli wa sallim 'ala habibina Muhammad ﷺ wa 'ala alihim. Sungguh suatu kebahagiaan dan syukur yang besar sekali.


Dapat di unduh dari situs berikut

Komentar